SELAMAT DATANG DI KAMPUS KITA TERCINTA, SMP MUHAMMADIYAH 1 SIMPON SURAKARTA

Category Archives: Kegiatan Siswa

BUAT PIE, SISWA LANGSUNG COBA PRAKTEK

SIMPON.COM. SMP Muhammadiyah 1 (Simpon) Solo mengajak para murid belajar membuat pie susu makanan khas pulau dewata, Bali.

Pembelajaran cara pembuatan ini dilakukan langsung di tempat produksi pie Cenning Ayu daerah Sukowati Bali.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari wisata edukasi yang dilakukan sejak Jumat (31/3/2017).

Selama kegiatan, mereka dipandu oleh pengelola pie susu Cenning Ayu, Agung Oka.

“Dari awal berdirinya tempat produksi yang dimulai dengan produksi kecil-kecilan tahun 2007 hingga sekarang menjadi besar,” katanya, Selasa (3/4/2017).

Selain produksi pie susu, Cenning Ayu juga memproduksi kopi olahan dan baju yang dilukis langsung.

Ada 200 siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo yang mengikuti kegiatan pembuatan pie susu.

Siswa juga langsung mencoba cara mencetak pie memakai alat cetak yang didesain khusus, sedangkan awal pembuatannya ualunya menggunakan cara manual tangan.

“Bahan pembuatan pie terdiri dari tepung, gula, telur dan mertega diolah dan dibuat dengan dua rasa yaitu cokelat dan original,” kata Agung

BERMAIN GAME DI PELATARAN GWK BALI

SIMPON.COMSMP Muhammadiyah 1 Surakarta bermain game permainan di lokasi Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali.

Permainan ini diikuti 200 siswa kelas VIII, dengan membentuk lingkaran besar.

Game permainan yang dilakukan adalah bagian dari wisata edukasi, di mana siswa beberapa hari belajar mengenal Bali.

Supaya tidak jenuh, mereka diberi semangat dan motivasi.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surakarta, Sukidi, mengatakan, kegiatan wisata edukasi itu dilaksanakan,Jumat (31/3/2017).

Siswa diajak mengunjungi beberapa tempat edukasi di Bali.

Dari kegiatan ini kemudian siswa disuruh membuat laporan atau karya tulis tugas akhir untuk kelas VIII.

“Game permainan dipandu tim panitia dan guru terdiri dari senam pinguin yang menjadi berita di media sosial dan penampilan yel-yel yang sudah dipersiapkan tiap kelompok siswa,” katanya , Senin (3/4/2017).

Pihaknya berharap, wisata edukasi yang dilakukan siswa dapat memberikan pandangan baru.

Terutama saat mengunjungi masjid Abdurahman yang merupakan masjid yang berada di Wonosari atau dikenal dengan kampung Jawa di Bali.

Sekolah juga mengharapkan, kunjungan di kampung Jawa yang dihuni masyarakat Bali beragama Islam, nantinya dapat membentuk peradaban baru Islam dalam diri siswa SMP Muhammadiyah 1 Surakarta.

PANEN KANGKUNG, SISWA TANAM SISTEM HIDROPONIK

SIMPON.COM, SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo panen kangkung yang sudah ditanam secara hidroponik menggunakan botol mineral bekas.

Kegiatan tersebut dilakukan di sekolah setempat, Kamis (30/3/2017).

Sebelumnya, kangkung tersebut ditanam siswa kelas VII dan VIII beberapa bulan lalu.

“Tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk memberikan kecintaan alam pada siswa dan belajar kewirausahaan yang bernilai ekonomis,” kata pengelola tanaman hidroponik sekaligus guru Bahasa Inggris SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, Frida, kepada simpon.com, Jumat (31/3/2017).

Menurut Frida, penanaman hidroponik tersebut merupakan penerapan materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Yakni mengenai “teks prosedur”, di mana untuk kelas VII hanya sampai di penanamannya saja, tetapi untuk kelas VIII penilaian sampai pada tumbuh enam daun.

“Tanaman ini dirawat dan dipelihara sampai proses pemanenan untuk tanaman kangkung,” katanya menjelaskan.

Menurut Frida, ke depan akan diadakan pelatihan atau training of trainer (TOT) direncanakan dengan salah satu perguruan tinggi di Solo.

Pelatihan itu untuk penguatan program ini sampai nantinya menjadi salah satu program pilihan ekstrakurikuler di SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo.

“Ke depan bisa mencoba lebih banyak tanaman hidroponik selain kangkung, sawi, selada dan lainnya,” ujar Frida.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, Sukidi, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan siswa kelas VII dan VIII tersebut.

“Memang kewirausahaan sangatlah penting sebagai bekal siswa setelah lulus dari sekolah.”

“Dan memberikan pembelajaran kebersihan dan pemanfaatan daur ulang, di mana botol mineral dapat digunakan sebagai pot dalam penanaman hidroponik ini,” kata dia.

Sukidi juga mengharapkan program ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi program ekstrakurikuler unggulan sekolah

SISWA SMP MUHAMMADIYAH 1 SIMPON SOLO PANEN KANGKUNG

SOLO, Kamis (31/3/2017) SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo Panen Kangkung yang sudah ditanam secara Hidroponik menggunakan botol mineral bekas, kegiatan ini sudah berlangsung beberapa bulan yang lalu untuk penanaman oleh siswa kelas VII dan VIII.

Tujuan kegiatan ini sebenarnya untuk memberikan kecintaan alam pada siswa dan belajar kewirausahaan yang bernilai ekonomis, dimana penerapan kegatan ini dilaksanakan pada materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris mengenai “teks prosedur”, dimana untuk kelas VII hanya sampai di penanamannya saja tetapI untuk kelas VIII penilaian sampai pada tumbuh 6 daun, kata Ibu Frida guru Bahasa Inggris dan sekaligus pengelola untuk tanaman Hidroponik ini, tetapi pada kenyataannya tanaman ini dirawat dan dipelihara sampai pada hari ini proses pemanenan untuk tanaman kangkung, imbuh beliau.

Frida juga mengharapkan dalam wawancaranya “kedepan akan diadakan adanya pelatihan atau TOT yang nanti direncanakan dengan salah satu perguruan tinggi di Solo, dalam pelatihan itu nanti bertujuan untuk penguatan program ini sampai nantinya menjadi salah satu program pilihan ekstrakurikuler di SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, beliau juga mengharapkan kedepan bisa mencoba lebih banyak tanaman hidroponik selain kangkung, sawi, selada dan lainnya”.

Program kegiatan ini memang diapresiasi oleh Sukidi selaku kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, memang kewirausahaan sangatlah penting sebagai bekal siswa setelah lulus dari sekolah, dan memberikan pembelajaran kebersihan dan pemanfaatan daur ulang, dimana botol mineral dapat digunakan sebagai pot dalam penanaman hidroponik ini. Sukidi juga mengharapkan semoga program ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi program ekstrakurikuler unggulan sekolah.

 

KENALKAN DRONE BAGI SISWA SMP MUH 1 SIMPON SOLO

Sebanyak 40 siswa SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo belajar mengoperasionalkan drone, di halaman sekolah, Sabtu (4/2/2017).

“Pengajaran operasional drone ini, SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo menggandeng Komunitas Solo multirotor untuk memberi edukasi pada siswa,” jelas Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo, Sukidi, Senin (6/2/2017).

Juga bertujuan siswa tidak gagap teknologi.

Menurut Sukidi, di masa sekarang ini banyak digunakan aplikasi drone.

“Pengetahuan teknologi drone bagi kami tidak begitu asing, karena SMP Muhammadiyah 1 Simpon telah sekitar dua tahun ini telah mengembangkan teknologi robotic,” tambah Sukidi.

Karena teknologi drone dekat sekali dengan robotic, lanjut Sukidi, maka kami mengajak siswa untuk mengenal drone.

Sukidi mengatakan, siswa-siswa yang sebelumnya telah memiliki pengetahuan awal tentang robotic, maka pembelajaran tentang drone bisa memacu pengembangan teknologi sesuai keinginannya.

“Kita sebagai institusi pendidikan sifatnya memberi bekal,” ujarnya.

Sebelum latihan, para siswa juga diperkenalkan mulai bahan, merakit bahan, teknologi yang dipakai, hingga bagaimana mengoperasionalkan.

Manfaat pengoperasionalan drone banyak sekali pengaplikasiannya, seperti pemeritah kota/kabupaten untuk pemetaan pembangunan suatu wilayah, atau memantau lokasi seperti bencana banjir, longsor dan sebagai.

“Bahkan media massapun kini sudah mulai memanfaatkan drone, terutama dalam hal pemotretan,” ujar Sukidi.

“Penggunaan drone belakang ini mulai marak, terutama kaum pelajar untuk ajang kompetisi teknologi,” tambahnya